Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini40
mod_vvisit_counterKemaren49
mod_vvisit_counterMinggu ini89
mod_vvisit_counterMinggu lalu264
mod_vvisit_counterBulan ini324
mod_vvisit_counterBulan lalu1303
mod_vvisit_counterSemuanya11937

Online (20 menit lalu): 2
IP anda: 38.107.191.96
,
Sekarang: 2010-02-08 23:49

Login



Universitas Berkelas Dunia
Rabu, 20 Januari 2010 04:49

 

STAIN Batusangkar, Universitas Berkelas Dunia :

Syukri dinilai berhasil.

 

Ketua STAIN Batusangkar, DR. H. Syukri Iska, M.Ag. saat memberikan kata sambutan dalam acara bedah Visi, Misi calon Ketua STAIN Batusangkar periode 2010-2014 di Aula Kampus itu , Senen (11/02) kemaren

“Mewujudkan STAIN Batusangkar menjadi universitas berkelas dunia, yang melahirkan banyak ilmuan, tokoh serta ulama terkemuka dari Sumatera Barat, serta berusaha keras untuk “membangkit batang tarandam”  di Ranah Minang ini.

Tekad  dan semangat inilah yang terus mengental dan menyeruak dari para calon saat acara bedah visi dan misi calon Ketua STAIN Batusangkar periode 2010-2014 di Aula Kampus itu, Senen kemaren (11/01)

Menghadirkan tiga orang guru besar (profesor) dari tiga perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat yaitu Prof. DR. H. Asasri Warni, , Prof. Dr. Syamsul Amar, MM. dan Prof. Firman Hasan, SH, LLM, masing-masing dari IAIN, UNP dan Unand. berperan sebagai panelis, yang membedah serta mempertanyakan visi dan misi dari masing-masing calon  dihadapan anggota senat, ratusan dosen, karyawan dan mahasiswa. Ketiga panelis ini membuat para calon ketua harus menunjukkan segala potensi, memeras kemampuan dan pemikirannya untuk menjawab semua pertanyaan panelis agar berhasil merebut simpati dan dukungan dari hadirin.

Bertekad ingin melanjutkan perjuangan pendahulunya, tiga orang calon ketua STAIN Batusangkar periode 2010-2014 memaparkan visi dan misi serta program kerja 4 tahun kedepan dengan berbagai program unggulan yang menyedot perhatian warga kampus,

Ketiga calon Ketua STAIN  itu, adalah Prof. DR. H. Hasan Zaini, MA (guru Besar STAIN Batusangkar dan mantan Wakil Bupati Sijunjung). DR. Abdul Halim Hanafi, M.Ag (Kepala Unit Penjaminan Mutu STAIN Batusangkar) dan DR. H. Eka Putra Wirwan, MA. (Pembantu Dekan I Fak.Ushuluddin IAIN Padang), mereka berjuang untuk terpilih sebagai orang nomor wahid di STAIN Batusangkar, Jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh DR. H. Syukri Iska, M.Ag dan akan segera dilepasnya karena telah menjabat 2 periode berturut-turut.

Selanjutnya...
 
Wisuda Sarjana S1 dan DIII Angkatan XXIV
Kamis, 15 Oktober 2009 03:04
Drs. H. Syukri Iska, M.AgHari ini, STAIN Batusangkar Wisuda 96 Orang Lulusannya.

Islam tidak mengenal dikotomi (pemisahan) antara ilmu agama dengan ilmu umum, semua ilmu adalah ilmu agama Islam, untuk itu perguruan tinggi dituntut untuk mampu menciptakan dan merumuskannya dalam bentuk integrasi dan kombinasi antara berbagai bidang keilmuan tersebut, sehingga ”ilmu umum” tidak gersang dan sekuler, sedangkan ”ilmu agama” pun tidak menjadi sesuatu yang tidak membumi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua STAIN Batusangkar Drs. H. Syukri Iska, M.Ag. di ruangan kerjanya Selasa kemaren, pada saat acara persiapan wisuda yang akan
Drs. H. Syukri Iska, M.Ag dilangsungkan hari ini (Rabu/14/10).
Wisuda STAIN Batusangkar Angkatan XXIV Tahun 2009
Menurut H. Syukri, pen-dikotomian ilmu menimbulkan berbagai problem dalam sistem pendidikan Indonesia, ini terlihat di sekolah-sekolah umum yang masih mengenal pemisahan yang ketat antara ilmu-ilmu umum seperti fisika, matematika, biologi, ekonomi.dll dengan ilmu agama seperti tafsir, hadis, fiqh.dsb, Ini menggambarkan seakan-akan muatan religius itu hanya ada pada mata pelajaran agama, padahal semua ilmu (umum dan agama) itu termasuk ke dalam ilmu agama dan telah terdapat di dalam Al-Quran yang dimuat dalam ayat-ayat qauliyyah dan kauniyah.
Banyak ilmuan Muslim selain mendalami Alqur’an dan Hadits sekaligus memperoleh keahlian ilmu ”umum” diantaranya adalah ”Alkindi” ahli Farmasi, ”Al Farabi” Ahli Filasafat, ”Al Khawariz” ahli matematika/penemu logaritma dan aljabar, ”Ibnu Sina” Pakar Kedokteran dan pada zaman modern sekarang ini muncul ”Prof.Abdussalam” peraih nobel fisika, , dan Prof.M.Yunus sang peraih nobel ekonomi, mereka adalah tokoh yang telah mengaplikasikan integrasi keilmuan, bahkan mereka juga seorang hafiz (penghafal Al-Quran)

Selanjutnya...
 
STAIN Serahkan Bonus kepada Mahasiswa Berprestasi
Rabu, 09 September 2009 07:10

Ketua STAIN Batusangkar Drs. H. Syukri Iska, M. Ag menyerahkan bonus  kepada 6 orang mahasiswa yang berprestasi pada MTQ Nasional dan Pekan Olah Raga Mahasiswa Sumbar di kampus itu, Rabu kemaren.

Mahasiswa yang menerima bonus tersebut baru saja kembali dari berbagai lomba tingkat nasional dan propinsi dengan membawa nama baik STAIN Batusangkar. Mereka itu adalah Dafri Yandi dan Amitaza peraih medali emas cabang silat dan Mafri Yunaldi pemegang medali perak cabang panjat tebing pada Pekan Olah Raga Mahasiswa Daerah (POMDA) Propinsi Sumatera Barat Tahun 2009. sedangkan pada kejuaraan MTQ Mahasiswa Nasional ke XI di Lhokseumawe, Aceh. Yuni Alfat meraih Juara Harapan I cabang kaligrafi serta Dafri dan Irwan Nefri Juara harapan II Debat Ilmiah Berbahasa Arab. Mereka berhasil menggungguli peserta laiinya dari 80 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.. Bonus dalam bentuk tabanas tersebut langsung diserahkan oleh Ketua STAIN Batusangkar kepada masing-masing mahasiswa tersebut.

Menurut Syukri, “dari 3 cabang yang diikuti oleh STAIN pada MTQ Nasional, 2 diantaranya berhasil meraih juara pada ajang bergengsi tersebut, kita patut berbangga dan memberikan penghargaan (reward) kepada mereka, bonus tersebut merupakan spirit untuk merangsang mahasiswa agar lebih berprestasi dengan meningkatkan kualitas dan berdaya kompetitif menghadapi persaingan baik ditingkat lokal, nasional bahkan internasional”. ujar H. Syukri

Sementara itu Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Eficandra, S.Ag.,M.Ag, mengatakan “Bonus ini kali ini merupakan penghargaan kampus kepada mahasiswa yang berprestasi dalam bidang non akademik, sedangkan pada bulan sebelumnya STAIN juga telah menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi secara akademik kepada 627 orang mahasiswa dengan total beasiswa Rp. 752 juta lebih, urai Candra

 
“Marhaban” Pintu Gerbang Memasuki STAIN Batusangkar
Rabu, 26 Agustus 2009 10:06

Penyerahan penghargaan mahasiswa berprestasiSebanyak 706 orang mahasiswa baru STAIN Batusangkar mengikuti ‘Marhaban’ (Masa Orientasi Mahasiswa Baru Tahun 2009), dibuka secara resmi oleh Ketua STAIN Batusangkar, Drs. H. Syukri Iska, M. Ag di auditorium kampus itu Rabu, (19/08) kemaren.


”Marhaban merupakan langkah awal dan pintu gerbang memasuki STAIN Batusangkar, Orientasi tersebut akan berlangsung selama 6 hari ke depan dan merupakan suatu wadah bagi mahasiswa baru untuk lebih mengenal tentang  STAIN Batusangkar, peraturan dan sistem akademik, kode etik dan tata tertib mahasiswa, strategi dan pembelajaran di perguruan tinggi, serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang dapat  diikuti oleh mahasiswa baru tersebut”


 “Terwujudnya Mahasiswa yang Akademis dan Organisatoris dengan Landasan Komitmen Ke-Islaman”. Merupakan tema yang diusung pada “Marhaban” kali ini, sedangkan istilah “MARHABAN” yang dipakai pada tahun ini juga mengandung nilai filosofis yang sangat dalam sekali, ungkapan marhaban (dalam bahasa Arab) melebihi makna “ahlan wa sahlan”. makna yang terkandung dalam makna marhaban ini tidak hanya sekedar mengucapkan selamat datang saja, tapi juga sebagai ungkapan rasa kegembiraan dan selalu mengelu-elukan kedatangannya, urai H. Syukri.


Lebih jauh H. Syukri menjelaskan, peminat yang mendaftar pada STAIN Batusangkar sebagai mahasiswa baru tahun 2009 naik sekitar 150% dibandingkan dengan tahun 2008. dan lebih dari 50% peminat yang mendaftar ke STAIN tidak bisa diterima sebagai mahasiswa baru karena kapasitas daya tampung yang terbatas, kita masih tetap membatasi jumlah penerimaan demi untuk peningkatatan mutu/kualitas, ujar Syukri. Karena itu sudah sepatutnya dan seharusnya mahasiswa baru kali ini bersyukur karena dengan melalui seleksi yang ketat sehingga mereka dapat menjadi bagian dari civitas akademika STAIN Batusangkar.

Selanjutnya...
 
Penyerahan SK CPNS STAIN Batusangkar Tahun 2009
Rabu, 26 Agustus 2009 09:49
Penyerahan SK Oleh Ketua STAINKetua STAIN Batusangkar Drs. H. Syukri Iska, M.Ag menyerahkan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) kepada 7 orang dosen dan karyawan STAIN Batusangkar pada hari Kamis  (20/08) di ruangan rapat senat, kampus itu kemaren.

Menurut H. Syukri, 7 orang penerima SK CPNS itu adalah pegawai baru STAIN Batusangkar yang diangkat melalui jalur database (tanpa tes) formasi Oktober 2007, setelah melalui bebepa proses suka dan duka dengan menemui berbagai kendala baik di Departemen Agama maupun di Badan Kepegawain Negara (BKN) akhirnya alhamdulillah SK mereka dapat di serahkan hari ini.

Kepada CPNS baru tersebut Syukri mengingatkan untuk  wajib bersyukur,  dengan cara meningkatkan Taqarrub dan berkomunikasi dengan Allah.SWT. melalui peningkatan ibadah kepadaNya, rasa syukur juga di wujudkan melalui empati dengan meningkatkan rasa peduli terhadap orang lain serta dengan cara meningkatkan profesionalitas kerja untuk menggapai prestasi yang lebih baik.

Dosen baru yang menerima SK tersebut adalah Gustina, M. Pd, (sosiologi), Hendra Eka Putra, M.Pd. (bahasa Inggris), Elfadhli, S.E.I, (ekonomi Islam), Romi Maimori, S.Ag (pendidikan), Afifah Yasri, S.Ag (bahasa arab), Deni Asrida, S.Ag (bahasa inggris) serta Desni Yulinda, A.Md. (pegawai perpustakaan).
 
413 Orang Mahasiwa STAIN Batusangkar KKN di 3 Kabupaten/Kota
Rabu, 15 Juli 2009 14:51
Ketua STAIN Batusangkar menyerahkan Mahasiswa KKN kepada Bupati Dharmasraya
(HUMAS STAIN) Ketua STAIN Batusangkar Drs. H. Syukri Iska, M.Ag melepas sebanyak 413 orang mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 3 kabupaten/kota dalam wilayah Propinsi Sumbar, pada Jumat, (10/07) kemaren.

H. Syukri, menyampaikan bahwa dalam perkembangannya saat ini mahasiswa STAIN dituntut untuk dapat memberikan kontribusi ke arah pengembangan moral dan kepribadian sehingga dapat menambah wawasan dan keagamaan generasi muda, dengan cara memberikan nuansa “edukasi” kepada masyarakat, sekaligus diharapkan mahasiswa mampu untuk memainkan  peran mereka sebagai “agent of social change dan ágen of social control’ demi melaksanakan perubahan  meraih kemajuan bersama di negeri ini.

“Mulailah KKN dengan niat yang ikhlas untuk belajar memberi manfaat kepada sesama, berbuatlah walau sekecil apapun yang penting bermanfaat bagi orang sekitar”, karena, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”, untuk itu dalam kehidupan bermasyarakat bertindaklah menjadi problem solver (penyelesai masalah) bukan sebagai trouble maker (pembuat masalah) bagi orang lain, kata H. Syukri.
Selanjutnya...
 
STAIN Batusangkar Serahkan Beasiswa Mahasiswa Rp.752 Juta lebih
Selasa, 07 Juli 2009 17:53

Suasana Penyerahan Beasiswa(Humas) Ketua STAIN Batusangkar, Drs. H. Syukri Iska, M. Ag. Menyerahkan bantuan beasiswa sebesar Rp. 752.400.000._, bagi 627 orang Mahasiswa STAIN  Batusangkar yang berprestasi di Aula Kampus itu, Rabu (01/07) kemaren

Beasiswa tersebut merupakan spirit untuk menunjang prestasi mahasiswa agar lebih berkualitas dan berdaya kompetitif menghadapi persaingan dunia kerja, serta merupakan wujud kepedulian kampus terhadap realita masyarakat saat ini, dimana banyaknya mahasiswa yang berprestasi dari segi akademik dan non akademik tapi di sisi ekonomi "tidak terlalu beruntung" sehingga menjadi hambatan untuk mencapai hasil yang optimal dalam perkuliahan. Untuk itu perlu adanya upaya-upaya sebagai "empati" untuk membantu mahasiswa,  ujar H. Syukri

H. Syukri berpesan kepada  mahasiswa agar menghargai dana tersebut dengan cara mempergunakannya semata-mata  untuk peningkatan prestasi akademik sebaik mungkin, karena Allah tidak akan ridha jika uang tersebut dipergunakan untuk hal yang tidak bermanfaat, misalnya untuk membeli rokok atau hal-hal lain tidak berguna., Sela H. Syukri,

Penerima beasiswa agar meningkatkan rasa syukur dan taqarub kepada Allah.SWT. Janganlah menjadi orang yang kufur nikmat, serta tampillah sebagai sosok yang akhlaq-nya melebihi orang lain, dan manfaatkanlah beasiswa  se-efesien mungkin dan janganlah berbangga merasa berpuas diri dengan prestasi yang telah dicapai, tetapi hendaknya dapat terus berusaha mempertahankan prestasi tersebut, bahkan dapat terus ditingkatkan, tambah H. Syukri.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 5